Peran Pondok Pesantren Darul Ulum Talaga Ganding Dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Authors

  • Kusik Kusuma Bangsa Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM)

Abstract

This research aims to determine the economic empowerment program strategy by PP. Darul Ulum Talaga Ganding and the impacts of this program on the economic independence of the society, especially women community. The method used in this research is qualitative descriptive and phenomenological with data collection in the form of observation, interviews and documentation. The theory used in this research is people centered development theory. The research shows that the PP. Darul Ulums model of economic empowerment is carried out in three ways: carrying out sewing training for women in Talaga Village, establishing a savings and loan cooperative for small business capital and agricultural capital, and managing a women's farmer group called KWT Suka Maju. The implications of these three programs are that women have businesses that generate money to help the household economy and do not just rely on the income of their husbands who have migrated. Because the women had additional income, their sons started to go to school. Many young men are interested in working on rented rice fields rather than leaving their wives and children.

Keyword: Pesantren, Economic Empowerment, Women Community

References

Ala, Abd. (2006). Pembaruan Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pesantren.

Adi, Isbandi Rukminto. (2007). Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas: dari Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: FISIP UI Press.

Anwar. (2007). Manajemen Pemberdayaan Perempuan. Bandung: Alfa Beta.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Budiman, Arief. (1989). Pembagian Kerja Secara Seksual. Jakarta: Gramedia

Dhofier, Zamakhsyari. (1985). Tradisi Pesantren Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

___________. (2009). Tradisi Pesantren: Memadu Modernitas Untuk Kemajuan Bangsa. Yogyakarta : Pesantren Nawesa Press.

___________. (1982). Tradisi Pesanren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Jakarta: LP3ES.

Efendi, Nur. (2014). Manajemen Perubahan Di Pondok Pesantren : Konstruksi Teoritik Dan Praktik Penelolaan Perubahan Sebagai Upaya Pewarisan Tradisi dan Menatap Masa Depan. Yogyakarta: Teras.

Ghazali, Bahri. (2002). Pesantren Berwawasan Lingkungan. Jakarta: prasasti.

Hadari, Nawawi. (2005). Metode penelitian bidang social. Yogyakarta: Gadjah Mada Univercity Press.

Haedari, Amin dkk. (2004). Masa Depan Pesantren. Jakarta : IRD PRESS.

Hardjasomantri, Koesnaidi. (1995). Pemberdayaan Masyarakat berwawasan Lingkungan. Yogkarta: Pustaka Pelajar.

HS Mastuki, MA. (2002). Pendidikan Pesantren Antara Normativitas dan Objektivitas, Majalah Pesantren. LAKPESDAM NU, Edisi I/ Th. 1.

I Nyoman, Sumaryadi. (2005). Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: CV Citra Utama.

Madjid, Nurcholis. Bilik-Bilik Pesantren : Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta : paramadina,

Masud, Abdurrachman Dkk. (2002). Dinamika Pesantren Dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maunah, Binti. (2009). Tradisi Intelektual Santri : dalam tantangan dan hambatan pendidikan pesantren di masa depan. Yogyakarta: penerbit TERAS.

Michel, Sipahelut. (2010). Analisis Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Tesis. IPB. Bogor.

Moleong, Lexy. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.

Muthohar, Ahmad. (2002). Ideology Pendidikan Pesantren “Pesantren Ditengah Arus Ideology Pendidikan”. Semarang: Pustaka rizki putra.

Noor, Mahpuddin. (2006). Potret Dunia Pesantren. Bandung: BuahBatu, 2006.

Qodry, A. Azizy. (2004). Melawan Globalisasi Reinterpretasi Ajaran Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Raharjo, M. Dawam. (2011). Pesantren dan Pembaharuan. disadur oleh Imam Bawani dkk. Yogyakarta : Lkis.

Siradj Saied Aqiel. (1999). Pesantren Masa Depan: Wacana Pemberdayaan Dan Transformasi Pesantren. Bandung: Pustaka Hidayah.

Suhartini, A Dkk. (2005). Model-model pemberdayaan masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pesantren.

Suhendra. (2006). Peranan Birokrasi dalam Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Suyata. Perkembangan Masyarakat Dalam Perspektif Pesantren. Jakarta: Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat, 1985

Yasmadi. (2002). Modernisasi Pesantren Kritik Nurcholish Madjid terhadap Pendidikan Islam Tradisional. Jakarta: Ciputat Press.

Zaki, Abdullah Ahmad. (2008). Agama Pendidikan Islam Dan Tanggung Jawab Sosial Pesantren. Yogyakarta: Pustaka.

Downloads

Published

2022-03-15

Issue

Section

Articles