Digital Cultural Adjustment pada Pondok Pesantren: Kajian Fenomenologis atas Pesantren Annuqayah Sumenep dan Tebuireng Jombang

  • Faizatin Faizatin Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep

Abstract

Pesantren Annuqayah dan Tebuireng merupakan dua diantara pesantran di tanah air yang dinilai mampu berdialog dengan zaman dengan melakukan upaya ke arah digital cultural adjusment. Peratam kali yang dilakukan kedua pesantren adalah memahami budaya digital dan karakter santri digital native, sehingga dari proses memahami ini, lahirlah bentuk-bentuk penyesuaian diri pesantren dalam beberapa bidang, di antaranya adalah di bidang manajemen kepengurusan pesantren, manajemen pendidikan pesantren, jejaring sosial, dan mengoptimalkan kegiatan ekstrakulikuler pesantren.

Published
2022-03-15
How to Cite
FAIZATIN, Faizatin. Digital Cultural Adjustment pada Pondok Pesantren: Kajian Fenomenologis atas Pesantren Annuqayah Sumenep dan Tebuireng Jombang. JSP: Jurnal Studi Pesantren, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 118-150, mar. 2022. Available at: <https://jurnal.instika.ac.id/index.php/jsp/article/view/248>. Date accessed: 01 oct. 2022.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.