FILSAFAT ANALITIK BAHASA (Membaca Gagasan Wittgenstein tentang Hakikat Berbahasa dalam Contemporary Analitic Philosophy nya Munitz)

  • Damanhuri Damanhuri Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Sumenep

Abstract

Aktivitas manusia tak dapat dipisahkan dari berbahasa. Melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi, berbagi gagasan, pengalaman dan isi pikirannya. Bahkan lewat bahasa kesadaran dan identitas manusia dapat dimaknai. Atas dasar itulah, tulisan ini akan mendeskripsikan gagasan analitik bahasa dalam pemikirannya Wittgensttein seorang filsuf dari Inggris abad ke-20 melalui dua karya monumentalnya; Tractatus dan Philosophical investigation, yang meniscayakan suatu pemahaman bahasa yang lebih fungsional ketimbang eksistensial. Dengan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis), tulisan ini mendapatkan temuan bahwa pertama, hakikat bahasa sebenarnya adalah bentuk kehidupan (form of life) itu sendiri. Segala bentuk ujaran dan kode bahasa adalah apa yang dialami, diinterpretasikan, dimaknai, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kedua, ber-bahasa tak ubahnya adalah language game (permainan bahasa) di antara para pihak dalam suatu kehidupan masyarakat. Mereka menyodorkan makna-makna dan pemahaman bahasa sejauh hal itu mereka gunakan dan praktekkan sendiri dalam kehidupannya.

Published
2021-09-15
How to Cite
DAMANHURI, Damanhuri. FILSAFAT ANALITIK BAHASA (Membaca Gagasan Wittgenstein tentang Hakikat Berbahasa dalam Contemporary Analitic Philosophy nya Munitz). Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 393-412, sep. 2021. ISSN 2621-1149. Available at: <https://jurnal.instika.ac.id/index.php/jpik/article/view/218>. Date accessed: 27 may 2022.
Section
Articles