Naskah Syiir Nyai Madura (Studi atas Naskah Syiir ‘Berbahasa Madura’ Nyai Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur)

  • Masyhuri Masyhuri Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep

Abstract

Madura memiliki sejumlah manuskrip—yang selamat dari jarahan penjajah pada masa kolonial—yang memberikan gambaran akan wajah dari Islam di Madura. Manuskrip yang dimaksud di sini adalah naskah karya Ny. Hj. Wardatun yang berupa syiir. Naskah syiir ini dibuat khusus untuk santri dan wali santri guna memberi pesan-pesan moral berkaitan dengan tantangan yang sangat kompleks di era informasi dan sosial media. Naskah yang berupa syiir ini menggunakan Bahasa Madura. Penelitian ini menghasilkan: (1) Isi naskah syiir berbahasa Madura dari Ny. Hj. Wardatun adalah pesan-pesan moral kepada para santri dan para wali santri. Juga berisi tentang kontekstualisasi akhlak di era informasi. Dan, (2) Corak penulisan naskah syiir berbahasa Madura dari Ny. Hj. Wardatun adalah dalam bentuk syiir, menggunakan Bahasa Madura yang halus (level tiga). Tampak sekali kasih sayang dan kepedulian Ny. Hj. Wardatun kepada para santri dan wali santri. Berpijak pada paham Islam Wasathiyah, Islam jalan tengah yang anti ekstrim, khususnya dalam aspek akhlak.

Published
2018-09-15
How to Cite
MASYHURI, Masyhuri. Naskah Syiir Nyai Madura (Studi atas Naskah Syiir ‘Berbahasa Madura’ Nyai Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Jawa Timur). Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 383-401, sep. 2018. ISSN 2621-1149. Available at: <http://jurnal.instika.ac.id/index.php/jpik/article/view/92>. Date accessed: 17 aug. 2019.
Section
Articles