Optimalisasi Peran dan Fungsi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Perbankan Syariah

  • Nur Hasan Zaifullah Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep

Abstract

Tulisan ini menjelaskan optimalisasi peran dan fungsi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam kontek Perbankan Syariah.  Dewan Pengawas Syariah (DPS) merupakan lembaga yang bertugas mengawasi dan memastikan perbankan syariah di seluruh Indonesia beroperasi sesuai dengan kaidah syariah dan tidak melenceng dari ajaran Islam. Selama ini, DPS masih sangat lemah dalam melakukan pengawasan terhadap operasional perbankan setiap hari sehingga mengakibatkan permasalahan pelik terkait dengan hilangnya nilai-nilai dari produk-produk perbankan syariah.  Maka dalam rangka mengoptimalkan peran dan fungsi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, MUI harus menentukan klasifikasi keahlian pihak-pihak yang dapat diangkat menjadi anggota DSN atau DPS. Artinya, orang-orang yang menjadi DPS haruslah memiliki keahlian di bidang Syariah (Islamic Jurisprudence), hukum, ekonomi (akuntansi), dan juga fiqh muamalah. Kedua, model pengawasan DPS pasca keluaranya PBI tentang GCG Bank Syariah betul-betul aktif dan produktif. Pada model pengawasan ini DPS dilakukan oleh sebuah departemen syari’ah di suatu perbankan syari’ah. Ketiga, posisi DPS seharusnya sejajar dengan Komisaris. sehingga perannya dan kedudukannya sangat kuat. Ketentuan ini seyogianya masuk dalam Undang- Undang Perbankan Syari’ah. Keempat, pentingnya independensi DPS dari perbankan syariah itu sendiri. DSN-MUI sebagai lembaga independen yang bertanggungjawab atas ke-syariah-an perbankan syariah seharusnya membawahi DPS sebagai bagian dari bentuk pengawasan DSN terhadap operasional perbankan syariah.

Published
2018-03-15
How to Cite
ZAIFULLAH, Nur Hasan. Optimalisasi Peran dan Fungsi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Perbankan Syariah. Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 248-259, mar. 2018. ISSN 2621-1149. Available at: <http://jurnal.instika.ac.id/index.php/jpik/article/view/88>. Date accessed: 17 aug. 2019.
Section
Articles