Pemikiran Masdar Farid Mas’udi tentang Zakat (Pajak), Cita Keadilan, dan Negara: Menuju Konsep Hubungan Agama-Negara yang Transformatif

  • M Mushthafa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep
  • Fadhilah Khunaini Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep

Abstract

Artikel ini menjelaskan pemikiran Masdar Farid Mas’udi tentang hubungan zakat (pajak), keadilan, dan negara. Keadilan sosial merupakan salah satu misi penting dari kehadiran agama. Dalam Islam, zakat yang merupakan rukun Islam menjadi instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Namun, menurut Masdar Farid Mas’udi, zakat belum berhasil mewujudkan misi suci tersebut. Penelitian ini menelaah upaya Masdar untuk memberdayakan tujuan zakat demi cita keadilan sosial. Masdar mengusulkan penyatuan zakat dan pajak melalui instrumen negara. Penelitian ini mengungkapkan asumsi dan implikasi usulan tersebut. Di antaranya bahwa hal ini mengasumsikan integrasi agama dan negara untuk bisa mewujudkan cita idealis zakat. Padahal, hubungan agama dan negara yang transformatif tidak mesti berujung pada integrasi, karena integrasi bisa juga berujung pada legitimasi totalitarianisme negara.

Published
2020-03-15
How to Cite
MUSHTHAFA, M; KHUNAINI, Fadhilah. Pemikiran Masdar Farid Mas’udi tentang Zakat (Pajak), Cita Keadilan, dan Negara: Menuju Konsep Hubungan Agama-Negara yang Transformatif. Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 1-26, mar. 2020. ISSN 2621-1149. Available at: <http://jurnal.instika.ac.id/index.php/jpik/article/view/143>. Date accessed: 25 oct. 2020.
Section
Articles