Analisis Terhadap Kurikulum Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Cilik Al-Amien (Poncila) Tegal Prenduan

  • A Washil Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep
  • Firdausi Firdausi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor penting dalam implementasi kurikulum pendidikan Islam, khususnya di pesantren, karena kurikulum di pesantren menggunakan kurikulum klasik, seperti istilah sorogan atau bendongan yang dijadikan salah satu metode pembelajaran agama Islam. Kurikulum klasik saat ini dipadukan dengan kurikulum modern, karena jika dipadukan kedua model tersebut, maka peran kurikulum dapat dipersiapkan dan dikembangkan untuk mencapai tujuan pendidikan Islam, yakni mempersiapkan peserta didik agar mereka dapat hidup di masyarakat, hingga anak didik dapat memiliki kebijaksanaan menurut ajaran Islam, memiliki kebebasan yang terpimpin, berkemampuan mengatur diri sendiri, memilki rasa kebersamaan yang tinggi, menghormati orangtua dan guru, cinta kepada ilmu, mandiri, dan kesederhanaan.

Published
2020-06-11
How to Cite
WASHIL, A; FIRDAUSI, Firdausi. Analisis Terhadap Kurikulum Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Cilik Al-Amien (Poncila) Tegal Prenduan. Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 410-427, june 2020. ISSN 2621-1149. Available at: <http://jurnal.instika.ac.id/index.php/jpik/article/view/125>. Date accessed: 21 sep. 2020.
Section
Articles